PERINGATAN!!!

Semua ini adalah jerih payah si penulis mohon dihargai, cuma butuh dishare linknya saja dan comenent saja, agar tidak ada duplicate atau plagiat, HIDUP INDONESIA DAN PEMUDA INDONESIA

10.7.13

Mirisnya Pendidikan 1

Mereka adalah murid dari TK Bangkit Nusantara Kuripan Wonosobo. Sekolah ini berada dipedesaan dan semua penerima bingkisan adalah anak dari buruh tani. Sekolahan ini berdiri pada 12 januari 2012. Sumber dana untuk biaya oprasiaonal sekolah murni dari spp bulanan para murid. Meskipun sekolahan ini berada dibawah naungan departemen agama namun sekolahan ini belum pernah mendapatkan bantuan dari manapun. Karena tujuan pendirian sekolahan ini bersifat sosial maka uang Spp yang ditarik tiap bulannya hanya 15 rb saja. Itu pun kalo ada yang merasa keberatan tidak dipaksakan untuk membayar.

Gurunya ada 3 orang. Mereka adalah sarjana muda yang lebih memilih mengabdikan diri untuk masyarakat, jarang sekali kita temukan anak muda dengan pilihan seperti itu. Salut dan respek buat mereka. Mereka tidak mendapat gaji, hanya jika ada uang operasional lebih mereka bagi bertiga untuk biaya transport. Bagi mereka gaji yang mereka dapat adalah kebahagiaan bisa berbagi ilmu dengan sesama dan kepuasan batin saat melihat anak muridnya bisa tersenyum bahagia. Tanpa memusingkan persoalan gaji dan tunjangan mereka tetap mengajar. Ironis rasanya melihat mereka yg tidak digaji tapi tetap ikhlas bekerja sedangkan yang lainnya mendapat gaji+tunjangan tapi ketika terlambat sedikit waktu penerimaan tunjangan+bonusnya sudah mengeluh tak karuan.

Dengan dana minimal, para guru nekad membangun gedung yg tanahnya masih menumpang di tanah milik desa. Lihat saja bangunannya, masih seadanya. Dindingnya pun belum ada cat, lantai belum ada keramik, papan tulis hanya formalitas untuk tempelan hasil karya murid sedangkan papan tulis untuk mengajar belum ada. Tidak seperti TK pada umumnya yang sekolahannya dipenuhi mainan, TK ini minim fasilitas. Mainan edukasi, buku bacaan untuk membantu pengembangan imajinasi dan taman bermain seakan hanya mimpi yang bisa di lihat melalui tv. Meskipun begitu, tidak sedikitpun mengurangi kegembiraan dan semangat anak-anak tersebut untuk sekolah. Ironis rasanya melihat pemerintah yang menghambur-hamburkan uang dan membiarkan koruptor melenggang bebas sedangkan masih banyak anak-anak di daerah yang sekolah saja harus dibangun dari dana swadaya masyarakat bukan yang berasal dari dana pemerintah.

Saya masih percaya ada orang-orang baik dan tulus di negeri ini. Orang-orang seperti guru TK Bangkit Nusantara Kuripan Wonosobo adalah orang-orang yang masih mencintai negaranya dan ingin melihat negaranya bangkit dari keterpurukan walaupun negaranya sendiri mengkhianati mereka. Semoga semangat ini terus berlanjut dan menginspirasi yang lainnya.


Sumber dari Sini

Tidak ada komentar:

Posting Komentar